about Madya Prakarsa

LAYANAN

Kemampuan produksi

Dengan dukungan fasilitas yang lengkap, kami mampu melakukan produksi material batu dan pasir terbaik untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur Anda.

  • work madya
  • work madya prakarsa
produksi 20K m3/bulan

Kami mampu melakukan produksi sebanyak 20.000 m3/bulan untuk ukuran batu Pasir Cor, Aggregat kelas A & B, dan Abut Batu (Dust Stone): 1/1" , 1/2", dan 2/3".

jarak yang dekat

 Jarak dari lokasi Quarry ke Pelabuhan + 500 meter, membuat proses loading menjadi lebih efisien.

kapasitas muat

Kapasitas muat 3.800 M3, 1-3 Barge per hari, dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan.

kapasitas luas

Dengan kapasitas pelabuhan 3 Barge 270 feet, dapat disandari oleh 3 long side secara bersamaan, dan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.

loading bersamaan

Kemampuan peralatan yang sangat memadai untuk melakukan loading 3 barge secara bersamaan.

Pelabuhan Muat

Pelabuhan Madya Prakarsa adalah laut terbuka dengan titik koordinat:
E 119º 48'40.7"; S 0º 49' 40.4"

Proses Penambangan Batu & Pasir

01. Peralatan

Kami melakukan penambangan Gunung Batu atau Batu Gelondongan di quarry dengan menggunakan peralatan antara lain, Bracker, Excavator, dan Wheel Loader.

02. Breaker

Breaker bekerja dengan cara menghancurkan gunung batuan yang terdapat pada
dinding batu maupun tanah atau dalam bentuk bongkahan, kemudian memecahkannya menjadi pecahan-pecahan tertentu yang berukuran sekitar + 20 s/d 40 cm. 

03. Pemindahan

Pecahan batuan tadi kemudian dimuat pada dump truck untuk dipindahkan ke lokasi Crushing Plant (Penggilingan).

04. Bahan

Batu gelondong yang sudah ditambang dan dipindahkan ke lokasi penampungan (Stockpile) penggilingan disebut bahan baku/row material yang siap diproduksi menjadi Batu dengan ukuran 0-50 mm, 10-20 mm, 20-30 mm, 30-50 mm dan Abu Batu.


05. Tahapan Produksi

Bahan Baku dimasukkan ke Hopper (Talang Penampungan) kemudian diantar dengan Reciprocating turun ke Jaw Primer Crusher untuk digiling perdana.

06. Penyaluran

Dari Jaw Main Conveyor ke Jaw Sekunder (Double Jaw) untuk dicrush lagi kemudian disalurkan ke vibrating screen primer.

07. Pemindahan

Dari Vibrating Screen didistribusi ke Stock Field dengan pembagian Main Conveyor sebagai berikut:
1 Stock Field Split ukuran 1/1; 2 Stock Field Split ukuran 1/2; 2 Stock Field Split ukuran 2/3; 4 Stock Field Split Ukuran 3/5; 2 Stock Field Split Abu Batu.

08. Penggilingan

Dari Vibrating Screen Material yang belum lolos disaring akan kembali ke jaw Sekunder (Double Jaw) melaui Return Conveyor untuk digiling kembali sampai sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.


09. Pasir Cor

Sementara Pasir Cor Beton dengan proses penyedotan dari sungai Palu dengan memakai penyedotan mesin alkon lalu disaring/screen dengan ukuran halus maupun kasar.

10. Pemuatan

Setelah Pasir tertampung di Stock Field (Penumpukan Material) kemudian dimuat ke Dump Truck untuk dipindahkan ke Stock field di Pelabuhan Muat.

11. Opname Stock

Setelah material tersedia di Stock Field maka dilakukan Opname Stock dari divisi logistic untuk mengetahui jumlah dan kualitas material

12. Pelaporan

Jumlah material batu split dan Pasir di Stock Field dilaporkan ke bagian produksi dan pemasaran untuk dipasarkan dan didistribusikan ke Pelanggan.

13. Pemuatan

Material yang telah tersedia di stock field kemudian dimuat pada dump truck dan di mobilisasi ke kapal Tongkang atau Barge sesuai kapasitas volume.

14. Pengukuran Bersama

Kemudian diopname atau dilakukan pengukuran secara bersama-sama antara pihak pemilik material/pengawas dengan pihak pelanggan material/pengawas (Kapten Kapal) untuk dibuatkan Berita Acara Pengukuran.